Jember, Anggota DPRD Kabupaten Jember dari Fraksi Partai Golkar, Agung Budiman, menggelar Reses Masa Persidangan II Tahun 2026 di Desa Nogosari, Kecamatan Rambipuji, Sabtu (18/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi pembangunan, mulai dari perbaikan infrastruktur jalan, penerangan jalan umum (PJU), hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Agung Budiman yang merupakan anggota Komisi C DPRD Jember menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Jember pada tahun 2026 mengalokasikan anggaran sekitar Rp350 miliar untuk pembangunan infrastruktur dan Penerangan Jalan Umum (PJU).
“Namun, dalam membangun Jember kita tetap harus menyesuaikan dengan kemampuan fiskal daerah. Prioritas pemerintah daerah tahun ini adalah perbaikan infrastruktur jalan dan PJU sebagaimana menjadi fokus Bupati Jember,” ujar Agung.
Selain pembangunan infrastruktur, lanjutnya, Pemkab Jember juga memprioritaskan sektor pendidikan dan kesejahteraan masyarakat melalui sejumlah program, seperti Beasiswa Cinta Bergema yang menyasar sekitar 4.200 mahasiswa, pemberian insentif kepada 22.000 guru ngaji, serta layanan kesehatan melalui program Homecare.
Menurut Agung, keberhasilan berbagai program tersebut juga membutuhkan dukungan masyarakat melalui kepatuhan dalam membayar pajak daerah sebagai salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Kami mengajak masyarakat untuk taat membayar pajak agar pembangunan di Kabupaten Jember dapat berjalan optimal. Namun di sisi lain, DPRD juga sedang mengusulkan penghapusan pajak bagi masyarakat yang masuk kategori Desil 1 dan Desil 2 sebagai bentuk keberpihakan kepada masyarakat kurang mampu,” jelas legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) II yang meliputi Kecamatan Rambipuji, Sukorambi, Patrang, dan Panti.
Dalam forum tersebut, Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP3D), Dima Akhyar, yang hadir sebagai narasumber, menilai kegiatan reses memiliki peran penting dalam membangun komunikasi antara masyarakat dan wakil rakyat.
“Melalui reses, anggota DPRD dapat mengetahui secara langsung kebutuhan dan prioritas pembangunan yang diharapkan masyarakat di daerah pemilihannya,” katanya.
Pada sesi dialog, warga Desa Nogosari menyampaikan sejumlah usulan pembangunan. Salah satunya disampaikan Indah Sundari, warga RT 13 RW 26 Dusun Gumuk Sari, yang meminta pemerintah segera memperbaiki akses jalan menuju wilayah Gumuk Gadung sepanjang sekitar 1,5 kilometer.
“Kami berharap jalan menuju Gumuk Gadung bisa segera dipaving atau diaspal karena sudah lama kondisinya masih berupa jalan tanah. Saat musim hujan sangat becek dan juga minim penerangan,” ujarnya.
Selain pembangunan jalan menuju Gumuk Gadung, masyarakat juga mengusulkan pemasangan PJU, perbaikan jalan di depan Puskesmas Nogosari, peningkatan kualitas jalan di Dusun Krajan, pembangunan saluran irigasi, penambahan insentif bagi guru ngaji, serta bantuan perlengkapan pengeras suara untuk kegiatan pengajian dan mushala.
Diketahui, kawasan Gumuk Gadung di Dusun Gumuk Sari dihuni sekitar 100 kepala keluarga. Warga berharap berbagai usulan yang disampaikan dalam reses tersebut dapat menjadi prioritas pembangunan Pemerintah Kabupaten Jember pada tahun anggaran mendatang.




