Pesta Siaga 2026 di Kalisat Diikuti 1.000 Pramuka, Jadi Wadah Belajar dan Tanamkan Nasionalisme Sejak Dini

JEMBER – Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka Kalisat menggelar Pesta Siaga 2026 di Wisata Seger Nusantara, Kecamatan Pakusari, Kabupaten Jember, Senin (10/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Pramuka 2026. Pesta Siaga dibuka secara resmi oleh Komandan Koramil (Danramil) 0824/03 Kalisat, Kapten Inf M. Hari Yuwono.

Sebanyak 1.000 anggota Pramuka Siaga dari 50 lembaga SD/MI negeri maupun swasta se-Kecamatan Kalisat mengikuti kegiatan tersebut. Para peserta terbagi dalam 100 barung, dengan masing-masing barung terdiri dari 10 anggota.

Selain peserta didik, kegiatan juga melibatkan sekitar 200 pembina Pramuka yang turut mendampingi dan memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik.

Ketua Kwarran Pramuka Kalisat, Endhika Dwi Kadariyanto, S.Pd., mengatakan Pesta Siaga merupakan salah satu agenda dalam rangkaian peringatan Hari Pramuka tahun ini.

Menurutnya, puncak peringatan Hari Pramuka atau yang disebut sebagai “gong” kegiatan akan dilaksanakan melalui upacara pada 14 Agustus 2026 di SMA Negeri Kalisat.

“Pesta Siaga hari ini diikuti oleh 50 lembaga SD negeri dan swasta dengan total 100 barung. Karena tiap barung terdiri dari 10 anggota, maka total peserta ada 1.000 Pramuka Siaga, didampingi sekitar 200 pembina,” terang Endhika.

Dorong Outdoor Learning bagi Anak

Endhika menilai kegiatan kepramukaan memiliki peran penting dalam mendukung proses tumbuh kembang anak. Menurutnya, kegiatan Pramuka tidak hanya memberikan pengalaman berorganisasi, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran di luar ruang atau outdoor learning.

Ia berharap setiap gugus depan (Gudep) dapat secara rutin menyelenggarakan kegiatan luar kelas, setidaknya satu kali dalam setahun.

Kegiatan tersebut dinilai dapat memberikan pengalaman langsung kepada anak dalam berinteraksi dengan lingkungan, bekerja sama dengan teman, sekaligus membangun kemandirian.

Baca juga  Fraksi PDI Perjuangan Soroti Rencana Mutasi Pemkab Malang, Desak 22 Jabatan Strategis Segera Diisi Definitif

Endhika juga berharap pembinaan Pramuka di tingkat gugus depan tidak hanya berfokus pada golongan Penggalang. Pembinaan terhadap Pramuka Siaga juga perlu dilakukan secara seimbang sejak usia sekolah dasar.

“Kegiatan Kepramukaan ini sangat penting untuk menunjang pembelajaran anak-anak, terutama pembelajaran alam, jangan sampai mati kegiatan,” ujarnya.

Menurutnya, Pesta Siaga menjadi media yang positif bagi anak-anak untuk belajar bekerja sama, berorganisasi, dan saling menguatkan.

Melalui pengalaman tersebut, nilai-nilai seperti pantang menyerah, nasionalisme, dan patriotisme diharapkan dapat tumbuh dan tertanam dalam diri peserta sejak usia dini.

“Ini menjadi media yang sangat positif untuk belajar bekerja sama, berorganisasi, serta saling menguatkan antar teman. Harapannya, lahir jiwa pantang menyerah serta tertanam nilai-nilai nasionalisme dan patriotisme dalam diri mereka sejak dini,” pungkas Endhika.

Pesta Siaga 2026 di Kalisat diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial dalam rangka memperingati Hari Pramuka, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran yang menyenangkan bagi anak-anak untuk membangun karakter, kemandirian, kepemimpinan, dan semangat kebersamaan.

Trending
Berita terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini