Ratusan Ojol Ngleseh di Kantor PSI Jember, Ditawari Tempat Singgah Gratis

JEMBER – Sekitar 200 pengemudi ojek daring (ojol) berkumpul dan ngleseh bersama pengurus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Jember, Minggu (30/8/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di halaman kantor Dewan Pengurus Daerah (DPD) PSI Jember di Jalan Hayam Wuruk Nomor 127, Kecamatan Kaliwates.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembukaan kantor baru PSI Jember. Namun, kantor tersebut tidak hanya disiapkan sebagai tempat menjalankan aktivitas internal partai.

PSI Jember menawarkan kantor barunya sebagai ruang terbuka bagi masyarakat, termasuk tempat singgah bagi para pengemudi ojol yang tengah menunggu pesanan.

Dalam kegiatan tersebut, para pengemudi ojol diajak berdiskusi dan berbincang bersama jajaran pengurus PSI Jember. Mereka juga mendapatkan paket sembako yang diserahkan langsung oleh Ketua DPD PSI Jember Fera Eka Aulina bersama jajaran pengurus.

Fera mengatakan, kantor PSI Jember yang berada tepat di seberang Polsek Kaliwates itu sengaja dibuka untuk masyarakat.

“Tempat ini bukan hanya untuk PSI. Kami ingin kantor ini bisa dimanfaatkan masyarakat Jember,” kata Fera.

Menurutnya, para pengemudi ojol nantinya dapat memanfaatkan fasilitas kantor untuk beristirahat, menunggu order, mengisi daya telepon seluler, hingga sekadar berkumpul dan berbincang.

PSI Jember juga menyediakan fasilitas Wi-Fi serta kopi dan teh yang dapat digunakan oleh masyarakat yang datang.

Konsep kantor terbuka tersebut kemudian diperkenalkan PSI Jember dengan nama Rumah Kedaulatan Rakyat.

Fera menjelaskan, konsep tersebut menggambarkan keinginan agar kantor partai tidak hanya menjadi tempat pengurus dan kader menjalankan aktivitas organisasi. Lebih dari itu, kantor diharapkan menjadi ruang pertemuan masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi.

Menurut Fera, hubungan antara partai politik dan masyarakat seharusnya tidak hanya dibangun ketika momentum pemilu berlangsung.

Baca juga  Sejarah Gerakan Pramuka: Perjalanan Panjang Gerakan Kepanduan di Indonesia

Karena itu, keberadaan kantor yang terbuka bagi masyarakat diharapkan dapat memperkuat komunikasi antara partai dan warga secara berkelanjutan.

“Pengemudi ojol menjadi salah satu kelompok yang kami nilai memiliki kedekatan dengan berbagai persoalan di lapangan. Mobilitas mereka membuat para pengemudi berinteraksi dengan banyak kelompok masyarakat setiap hari,” jelasnya.

Fera pun mengajak para pengemudi ojol untuk menyampaikan berbagai persoalan yang mereka temui selama bekerja.

“Kami juga ingin mendengar kebutuhan masyarakat melalui teman-teman ojol. Mereka setiap hari bertemu banyak orang dan melihat langsung persoalan yang ada di masyarakat,” ujarnya.

Sekretaris DPD PSI Jember Rully Efendi menegaskan bahwa fasilitas kantor tersebut terbuka tidak hanya bagi pengemudi ojol, tetapi juga mahasiswa, generasi muda, dan masyarakat secara umum.

Selain sebagai tempat singgah, kantor PSI Jember dapat digunakan sebagai ruang berkumpul, bertukar informasi, maupun berdiskusi.

Fasilitas Wi-Fi, kopi, dan teh juga disediakan untuk menunjang aktivitas masyarakat yang datang.

“Silakan datang kapan saja. Kalau sedang menunggu order, bisa istirahat, mengisi daya telepon, menggunakan Wi-Fi, atau sekadar ngopi dan ngobrol. Para mahasiswa atau generasi muda juga diperbolehkan memanfaatkan ruangan kantor kami,” jelas Rully, yang merupakan mantan jurnalis Jawa Pos Radar Jember.

Tawaran tersebut mendapat sambutan positif dari para pengemudi ojol yang hadir dalam pembukaan kantor PSI Jember.

Muhammad Fahmi As-Siddiqi, pengemudi ojol asal Kelurahan Tegal Besar, Kecamatan Kaliwates, mengatakan tempat singgah merupakan salah satu kebutuhan pengemudi yang menghabiskan sebagian besar waktunya di jalan.

Anggota Paguyuban Taxi Online Jember Roda 2 (PTOJ 2) tersebut mengaku pesanan tidak selalu datang secara beruntun. Ketika order sedang sepi, pengemudi membutuhkan tempat yang nyaman untuk berteduh sekaligus menunggu pesanan berikutnya.

Baca juga  Penerbangan Langsung Jakarta–Jember Resmi Dibuka, Warga Sambut Antusias

“Tempat seperti ini memang dibutuhkan. Kalau sedang tidak ada order, kami bisa berteduh sambil menunggu pesanan,” ujarnya.

Fahmi berharap keterbukaan kantor PSI Jember tidak hanya berhenti pada penyediaan tempat singgah bagi pengemudi ojol.

Ia juga berharap keberadaan kantor tersebut dapat menjadi ruang bagi generasi muda untuk menyampaikan aspirasi dan berbagai persoalan yang mereka hadapi.

“Saya juga berharap PSI dapat menjadi saluran bagi aspirasi generasi muda. Sebagai partai yang banyak menyasar pemilih muda, PSI perlu memperhatikan kebutuhan dan keinginan kelompok muda seperti saya,” pungkasnya.

Dengan konsep Rumah Kedaulatan Rakyat, PSI Jember berharap kantor barunya dapat menjadi ruang interaksi yang lebih terbuka antara partai, pengemudi ojol, mahasiswa, generasi muda, dan masyarakat secara umum.

Trending
Berita terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini